<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Hendro Tri Rachmadi</title>
	<atom:link href="http://hendrotrirachmadi.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hendrotrirachmadi.wordpress.com</link>
	<description>Inspirasi kehidupan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 19 Apr 2011 08:56:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='hendrotrirachmadi.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Hendro Tri Rachmadi</title>
		<link>http://hendrotrirachmadi.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://hendrotrirachmadi.wordpress.com/osd.xml" title="Hendro Tri Rachmadi" />
	<atom:link rel='hub' href='http://hendrotrirachmadi.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Antara Desain dan Naik Kereta</title>
		<link>http://hendrotrirachmadi.wordpress.com/2011/03/06/antara-desain-dan-naik-kereta/</link>
		<comments>http://hendrotrirachmadi.wordpress.com/2011/03/06/antara-desain-dan-naik-kereta/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Mar 2011 14:59:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hendrotrirachmadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hendrotrirachmadi.wordpress.com/?p=89</guid>
		<description><![CDATA[Perumpamaan penggunakan jasa desainer grafis bagi pembuatan identitas perusahaan dan media promosi kita ibarat naik kereta.. katakanlah kalau ke Semarang&#8230; ada beberapa pilihan untuk ke sana, mulai dari kelas ekonomi (KA Tawang Jaya, harga tiket 36rb-an), kelas bisnis (Fajar/Senja Utama, harga tiket 120rb-an), kelas eksekutif &#8220;B&#8221; (Kamandanu, harga tiket 180rb-an, dan bisa naik jika Jum&#8217;at-Ahad), [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hendrotrirachmadi.wordpress.com&amp;blog=2901170&amp;post=89&amp;subd=hendrotrirachmadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Perumpamaan penggunakan jasa desainer grafis bagi pembuatan identitas perusahaan dan media promosi kita ibarat naik kereta.. katakanlah kalau ke Semarang&#8230; ada beberapa pilihan untuk ke sana, mulai dari kelas ekonomi (KA Tawang Jaya, harga tiket 36rb-an), kelas bisnis (Fajar/Senja Utama, harga tiket 120rb-an), kelas eksekutif &#8220;B&#8221; (Kamandanu, harga tiket 180rb-an, dan bisa naik jika Jum&#8217;at-Ahad), Kelas Eksekutif A (Argo Muria/Argo Sindhoro, Harga tiket 220rb-an,dan bisa naik jika Jum&#8217;at-Ahad)&#8230; Ketika kita memilih kelas ekonomi, dengan harga tiket segitu, kita harus &#8220;ciptakan sendiri&#8221; kenyamanan kita, mulai dari bawa kipas, sewa bantal, sedia stok air (kalau2 toiletnya nggak ada air), sabar dengan banyaknya pedagang, pengamen, pengemis sampai tukang palak dan akhirnya harus berhati2 dengan copet. Sebab kalau kita lalai, maka bisa jadi harusnya untung karena tiket murah (dan sudah pasti jajanannya juga murah), malah buntung karena uang di dompet yang udah diirit-irit malah hilang. Belum lagi masalah waktu, musti banyak2 sabar, soalnya kalau kita simpangan samaa kelas bisnis atau eksekutif bisa2 kita &#8220;dikalahkan&#8221;.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kalau di kelas bisnis, soal kenyamanan sudah naik se-level. pedagang2 biasanya hanya ada pas &#8220;kereta ngetem&#8221; di stasiun. Setelah itu tidak ada. Paling2 yang siap2 kipas, soalnya nggak ada AC. Untuk WC, insya Allah ada  lah airnya&#8230; Kalau naik eksekutif kelas B (sekelas kamandanu, gajayana, taksaka) kenyamanan sudah lebih bagus, ber AC, tidak gaduh, toilet lengkap dengan airnya, cuma paling2 reclining seat-nya nggak lengkap dan kadang, nggak ada meja makan portable-nya dari kursi kita. Kalau naik eksekutif kelas A, insya Allah semua kenyamanan itu lengkap, mulai dari AC, toliet, tidak ada pedagang masuk, reclining seat lengkap dengaan meja portable, TV, dll dll.</p>
<p>Ya semua itu asal jangan pas nasib kita sudah kurang beruntung saja, seperti waktu itu saya naik kamandanu, AC-nya mati. Nah itu lagi sial aja&#8230;</p>
<p>Nah semikian juga ketika kita hendak membuat sebuah media promosi. KIta bisa memilih langsung datang ke percetakan atau ke tukang setting. Untuk yang ini, kita harus banyak mendrive si tukang setting, masalah warna, ilustrasi, foto, font, dst. Intinya kalau perlu kita duduk disaampingnya, mendikte ini itu&#8230; Anda juga bisa memutuskan menggunakan jasa freelance designer, yang sudah berpengalaman. Secara tarif, tentu lebih mahal dari tukang setting tadi, tapi insya Allah masih terjangkau. Secara kualitas -asal anda tidak salah pilih- juga insya Allah bagus. Apalagi kalau freelance designer itu, memiliki talenta bagus dan memang berlatar belakang DKV misalnya. Tapi ya pasti anda harus merogoh kocek lebih dalam. Mungkin kelemahannya, ya karena freelance, memang sangat tergantung si orangnya&#8230; kadang jika dia lagi penuh, atau ada kerjaan yang lebih tinggi bisa jadi kerjaan kita dikalahkan, atau kalau dia lagi penuh, bisa jadi ide-nya jadi mentok, karena di forsir terus untuk mengeluarkan ide.</p>
<p>PIlihan lain adalah, anda bisa menyewa jasa design agency. Bisa jadi nggak besar-besar banget, tapi dari portfolio-nya anda cocok dan sepertinya memang experience. Kelebihannya adalah biasanya yang mengerjakan bukan satu orang. satu desain bisa dikerjakan 2 orang. Atau bahkan lebih (setidaknya dipembahasan awalnya). Dan kalau menggunakan agency, insya Allah mereka sudah memiliki sistem yang jelas, mulai dari SOP meeting dengan klien, SOP pembuatan desain,sampai dengan pembuatan FAW (Final Artwork), dst. Sehingga hasil desain anda tidak tergantung orang- per orang&#8230; sebab mereka juga mempertaruhkan nama agency mereka. kelemahannya, ya merogoh koceknya musti lebih dalam lagi. Tapi hasilnya biasanya lebih tergaransi. Ya kalau nggak sesuai ekspektasi, berarti sama dengan kasus saya, naik kereta kamandanu pas gerbong yang AC-nya mati.</p>
<p>Pilihan alternatif, kalau uang anda cukup banyak, anda bisa menyewa jasa design agency yang sudah &#8220;branded&#8221; di industri kreatif (seperti Landor Associate, Inkara design, Leboye, dsb)&#8230; Kalau karya-karya mereka sudah tidak diragukan lagi deh. Mereka biasa membuatkan desain untuk perusahaan-perusahan besar, multinasional, BUMN sampai dengan lembaga pemerintahan. Soal harga jangan ditanya deh&#8230; bisa jadi untuk sebuah logo &#8220;saja&#8221; dan penerapannya, anda harus merogoh kocek hingga ratusan juta&#8230; Soal hasil, ya insya Allah bagus.. soalnya reputasinya juga sudah sangat baik.</p>
<p>Semua itu adalah pilihan. Anda ke Semarang bisa naik kereta mana saja, tergantung tujuan anda. Apakah &#8220;sekedar&#8221; selamat sampai Semarang, atau ingin &#8220;lebih aman&#8221;, atau ingin sampai dengan &#8220;aman, nyaman dan hemat waktu&#8221;&#8230; Demikian pula dalam membuat corporate identity atau media promosi usaha anda. Anda bisa pergi ke tukang setting, freelance designer, design agency atau &#8220;branded&#8221; design agency.. semua tergantung anda, tergantung tujuan anda, pencapaian anda, kualitas hasil, kualitas layanan, waktu, dan tentunya budget anda.</p>
<p>Semua bisa membantu anda mencapai tujuan. Yang salah adalah kalau anda punya usaha, lalu diam saja, menunggu nyamuk masuk ke sarang laba-laba&#8230; ya kalau laba-laba mah memang ditakdirkan begitu. Tapi kalau manusia? Sudah pasti harus berikhtiar, mengejar rezeki kita&#8230;</p>
<p>So??? Selamat memilih&#8230; semoga kita mencapai tujuan masing-masing..</p>
<p>Salam sukses</p>
<p>Hendro Tri Rachmadi</p>
<p>Direktur CV. Simple Studio Indonesia</p>
<p>www.simplestudioindonesia.com</p>
<p>we communicate your message</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hendrotrirachmadi.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hendrotrirachmadi.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hendrotrirachmadi.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hendrotrirachmadi.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hendrotrirachmadi.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hendrotrirachmadi.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hendrotrirachmadi.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hendrotrirachmadi.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hendrotrirachmadi.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hendrotrirachmadi.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hendrotrirachmadi.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hendrotrirachmadi.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hendrotrirachmadi.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hendrotrirachmadi.wordpress.com/89/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hendrotrirachmadi.wordpress.com&amp;blog=2901170&amp;post=89&amp;subd=hendrotrirachmadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hendrotrirachmadi.wordpress.com/2011/03/06/antara-desain-dan-naik-kereta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6450545965ccbc8c92c34c8df1bf1d82?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hendrotrirachmadi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pelajaran dari Ilmu Fisika</title>
		<link>http://hendrotrirachmadi.wordpress.com/2011/03/06/pelajaran-dari-ilmu-fisika/</link>
		<comments>http://hendrotrirachmadi.wordpress.com/2011/03/06/pelajaran-dari-ilmu-fisika/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Mar 2011 14:52:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hendrotrirachmadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikmah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hendrotrirachmadi.wordpress.com/?p=86</guid>
		<description><![CDATA[Pelajaran dari Momentum Mengapa sebuah peluru yang begitu kecil bisa &#8220;membunuh&#8221; atau menghancurkan sesuatu yang lebih besar? Peluru mungkin bermassa kecil (m), namun ia ditembakkan dengan kecepatan (v) sangat besar, sehingga menghasilkan momentum yang sangat besar (p). Berdasarkan rumus Fisika: p = m.v Makanya, jika kita &#8220;merasa&#8221; perusahaan kita masih berukuran &#8220;kecil&#8221; (massa-nya kecil), maka, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hendrotrirachmadi.wordpress.com&amp;blog=2901170&amp;post=86&amp;subd=hendrotrirachmadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="font-family:arial, helvetica, sans-serif;font-size:x-small;">Pelajaran dari Momentum</span></strong></p>
<div>
<div>
<p><span style="font-family:arial, helvetica, sans-serif;font-size:x-small;">Mengapa sebuah peluru yang begitu kecil bisa &#8220;membunuh&#8221; atau menghancurkan sesuatu yang lebih besar?</span></p>
<p><span style="font-family:arial, helvetica, sans-serif;font-size:x-small;">Peluru mungkin bermassa kecil (m), namun ia ditembakkan dengan kecepatan (v) sangat besar, sehingga menghasilkan momentum yang sangat besar (p). Berdasarkan rumus Fisika:</span></p>
<p><span style="font-family:arial, helvetica, sans-serif;font-size:x-small;"><br />
</span></p>
<p><span style="font-family:arial, helvetica, sans-serif;font-size:x-small;">p = m.v</span></p>
<p><span style="font-family:arial, helvetica, sans-serif;font-size:x-small;"><br />
</span></p>
<p><span style="font-family:arial, helvetica, sans-serif;font-size:x-small;">Makanya, jika kita &#8220;merasa&#8221; perusahaan kita masih berukuran &#8220;kecil&#8221; (massa-nya kecil), maka, tiada jalan lain, selain &#8220;velocity&#8221; (kecepatan) kerja kita yang harus diingatkan. Bahkan ada sebuah buku yang sampai bilang &#8220;bukan yang besar memakan yang kecil, tetapi yang cepat memakan yang lambat&#8221;. Maka mulai hari ini dan semua hari sesudahnya, tingkatkan kecepatan kerja kita. Dan jangan ada satu bagian pun yang menjadi bagian pelambat kerja kita. Sebab jika secara kapital dan SDM kita tidak &#8220;sebesar&#8221; perusahaan besar yang sudah mapan, Kita masih memiliki &#8220;sesuatu&#8221; yaitu, kecepatan kerja kita.</span></p>
<p><span style="font-family:arial, helvetica, sans-serif;font-size:x-small;"><br />
</span></p>
<p><span style="font-family:arial, helvetica, sans-serif;font-size:x-small;">Secara teori, Mobil Camry yang &#8220;ber cc&#8221; diatas 2000cc, pasti bisa mengungguli motor revo 110cc dalam kecepatannya. Tetapi, itu hanya terjadi di jalan kosong dan bebas hambatan. Coba saja di Jakarta, saya yakin justru motor itu pemenangnya. Dan dalam kehidupan nyata, jalan tol itu lebih sedikit jalan arteri. Dan kalau dipersempit lagi, jalan tol saja sudah banyak yang &#8220;berhambatan&#8221; alias macet.</span></p>
<p><span style="font-family:arial, helvetica, sans-serif;font-size:x-small;"><br />
</span></p>
<p><span style="font-family:arial, helvetica, sans-serif;font-size:x-small;">Oleh karena itu mari bergerak lebih cepat, bekerja lebih keras dan terarah. Ingat, bahwa rumus di atas menggunakan komponen v (velocity), bukan speed. velocity adalah besaran vektor, yang artinya mempunyai arah. Jadi tidak sekedar besar atau cepat, tapi arahnya &#8220;jelas&#8221;.</span></p>
<p><span style="font-family:arial, helvetica, sans-serif;font-size:x-small;"><br />
</span></p>
<p><strong><span style="font-family:arial, helvetica, sans-serif;font-size:x-small;">Pelajaran dari Massa Jenis</span></strong></p>
<p><span style="font-family:arial, helvetica, sans-serif;font-size:x-small;"><br />
</span></p>
<p><span style="font-family:arial, helvetica, sans-serif;font-size:x-small;">Jika ada orang iseng nanya : kalau kamu mau kaki kamu dijatuhin sebuh benda, mau dijatuhin kapas 1 kg atau gembok 1 kg?</span></p>
<p><span style="font-family:arial, helvetica, sans-serif;font-size:x-small;">Kalau orang waras pasti bilang, yah jelas lah kapas&#8230;! Mengapa?</span></p>
<p><span style="font-family:arial, helvetica, sans-serif;font-size:x-small;"><br />
</span></p>
<p><span style="font-family:arial, helvetica, sans-serif;font-size:x-small;">Massa Jenis adalah Pembagian Massa (m) terhadap Volume (V).</span></p>
<p><span style="font-family:arial, helvetica, sans-serif;font-size:x-small;"><br />
</span></p>
<p><span style="font-family:arial, helvetica, sans-serif;font-size:x-small;">Massa jenis = m/V</span></p>
<p><span style="font-family:arial, helvetica, sans-serif;font-size:x-small;"><br />
</span></p>
<p><span style="font-family:arial, helvetica, sans-serif;font-size:x-small;">Maka itu, jika ingin massa jenis anda besar,tingkatkan massa dan kurangi volume. Artinya kalau dianalogikan sebuah organisasi. Tingkatkan kapasitas diri semua kru yang ada di dalam perusahaan, dan kurangi gap-gap antar person. Hancurkan semua penghalang-penghalang pribadi yang ada. Hadirkan rasa saling memberi dan hindarkan rasa saling menuntut. Saling bekerja sama bahu membahu untuk menghasilkan kekuatan yang sangat besar. Di dunia ini tidak ada orang yang bisa maju dengan menciptakan banyak musuh. Seperti kata Khairul Tanjung: &#8220;1 musuh bagi saya sudah terlalu banyak, sedangkan 1000 teman masih terasa kurang&#8221;.</span></p>
<p><span style="font-family:arial, helvetica, sans-serif;font-size:x-small;"><br />
</span></p>
<p><span style="font-family:arial, helvetica, sans-serif;font-size:x-small;">Jika hubungan tim kita sangat dekat, sedekat pertemanan, persahabatan dan persaudaraan, maka insya Allah kekuatan kita akan semakin besar, dan besar dan besar lagi&#8230;</span></p>
<p><span style="font-family:arial, helvetica, sans-serif;font-size:x-small;"><br />
</span></p>
<p><strong><span style="font-family:arial, helvetica, sans-serif;font-size:x-small;">Pelajaran dari Zat Padat, Zat Cair dan Gas (serta Kristal)</span></strong></p>
<p><span style="font-family:arial, helvetica, sans-serif;font-size:x-small;"><br />
</span></p>
<p><span style="font-family:arial, helvetica, sans-serif;font-size:x-small;">Kenapa jika anda dipukul pakai balok kayu lebih &#8220;sakit&#8221; daripada dipukul dengan air atau angin dengan kecepatan yang sama?</span></p>
<p><span style="font-family:arial, helvetica, sans-serif;font-size:x-small;">Penjelasan sederhana ada pada kerapatan molekul-molekul pendukungnya. Zat padat dikenal sangat rapi, teratur dan saling terikat dengan kuat. Selain itu jarak antar molekulnya cenderung lebih dekat. Maka itu ia disebut &#8220;solid&#8221;. Air, molekulnya lebih renggang dan lebih &#8220;kurang teratur&#8221; daripada balok kayu tadi. Namun ia masih lebih kuat dari pada gas. Gas menempati urutan terendah dalam hal keteraturan, kekuatan ikatannya serta kedekatan antar molekulnya.</span></p>
<p><span style="font-family:arial, helvetica, sans-serif;font-size:x-small;"><br />
</span></p>
<p><span style="font-family:arial, helvetica, sans-serif;font-size:x-small;">Maka dari itu, kalau kita ingin menjadi sebuah perusahaan yang kuat dan solid, tirulah zat padat. Kita &#8220;harus mau&#8221; diikat oleh perusahaan, oleh aturan, norma, corporate culture dan tentunya visi &amp; misi perusahaan itu. Antar sesama komponen perusahaan harus mengutamakan kepentingan perusahaan dibandingkan kepentingan pribadi. Dan yang namanya &#8220;terikat&#8221; biasanya tidak enak sebab seakan kita tidak bebas. Tetapi biasanya sebuah kelompok yang terikat dengan ikatan yang kuat, kelompok itulah yang bisa menghasilkan perubahan besar dalam kehidupan. Dan kemajuan perusahaan kita tak mungkin dihasilkan dari struktur perusahaan yang renggang. Dan hubungan antar individu yang renggang. Tak mungkin sebuah perusahaan bisa besar, jika secara sistem dan personnya &#8220;nafsi-nafsi&#8221;. Jika pun sekarang ia besar, maka saat kehancurannya akan segera tiba, jika tak segera diperbaiki.</span></p>
<p><span style="font-family:arial, helvetica, sans-serif;font-size:x-small;"><br />
</span></p>
<p><span style="font-family:arial, helvetica, sans-serif;font-size:x-small;">Zat padat yang strukturnya terkokoh adalah kristal. Makanya tak sembarang alat bisa membelah kristal. Tetapi memang konsekuensinya, keteraturan dan kekuatan ikatan mereka sangat hebat dan sangat kuat. Dan kalau perusahaan kita bisa menciptakan struktur hubungan seperti itu, insya Allah perusahaan yang tadinya kecil bisa membuat perubahan besar dan tentunya akan menjadi besar, insya Allah&#8230; Sebaiknya kita tidak sedang membangun perusahaan untuk 1 atau 2 hari, 1 atau 2 bulan atau bahkan 1 atau 2 tahun. Kita sedang membangun perusahaan untuk 1 atau 2 generasi bahkan lebih. Maka dari itu kekuatan ikatan kita harus demikian kuatnya. Sebab itulah juga yang dimiliki perusahaan-perusahaan ekstra besar yang masih bisa bertahan hingga 3, 4 bahkan lebih dari 5 generasi setelah pendiri-pendirinya&#8230;</span></p>
<p><span style="font-family:arial, helvetica, sans-serif;font-size:x-small;"><br />
</span></p>
<p><span style="font-family:arial, helvetica, sans-serif;font-size:x-small;">Semoga aja nggak tambah pusing dengan perumapaan-perumpaan di atas. Buat fisikawan, semua hal dalam kehidupan ada rumus besarnya. Dan karena fisika &#8220;ilmu alam&#8221;, sunnatullah yang berlaku di alam, maka insya Allah rumusan2 fisika itu, bisa kita pakai sebagai pelajaran dalam kehidupan yang lain, selain ilmu pasti dan ilmu alam&#8230;</span></p>
<p><span style="font-family:arial, helvetica, sans-serif;font-size:x-small;"><br />
</span></p>
<p><span style="font-family:arial, helvetica, sans-serif;font-size:x-small;">Wallahu&#8217; Alam bish showab</span></p>
<p><span style="font-family:arial, helvetica, sans-serif;font-size:x-small;"><br />
</span></p>
<p><span style="font-family:arial, helvetica, sans-serif;font-size:x-small;">Didedikasikan untuk seluruh kru Simple Studio, dan semoga bermanfaat juga buat orang lain&#8230;</span></p>
<p><span style="font-family:arial, helvetica, sans-serif;font-size:x-small;"><br />
</span></p>
<p><strong><span style="font-family:arial, helvetica, sans-serif;font-size:x-small;">Hendro Tri Rachmadi</span></strong></p>
<p><a rel="nofollow" href="http://www.simplestudioindonesia.com/" target="_blank"><span style="font-family:arial, helvetica, sans-serif;font-size:x-small;">www.simplestudioindonesia.com</span></a></p>
<p><span style="font-family:arial, helvetica, sans-serif;font-size:x-small;">&#8220;we communicate your message&#8221;</span></p>
</div>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hendrotrirachmadi.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hendrotrirachmadi.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hendrotrirachmadi.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hendrotrirachmadi.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hendrotrirachmadi.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hendrotrirachmadi.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hendrotrirachmadi.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hendrotrirachmadi.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hendrotrirachmadi.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hendrotrirachmadi.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hendrotrirachmadi.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hendrotrirachmadi.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hendrotrirachmadi.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hendrotrirachmadi.wordpress.com/86/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hendrotrirachmadi.wordpress.com&amp;blog=2901170&amp;post=86&amp;subd=hendrotrirachmadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hendrotrirachmadi.wordpress.com/2011/03/06/pelajaran-dari-ilmu-fisika/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6450545965ccbc8c92c34c8df1bf1d82?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hendrotrirachmadi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Seperti perjalanan yang tak pernah sampai</title>
		<link>http://hendrotrirachmadi.wordpress.com/2010/09/15/seperti-perjalanan-yang-tak-pernah-sampai/</link>
		<comments>http://hendrotrirachmadi.wordpress.com/2010/09/15/seperti-perjalanan-yang-tak-pernah-sampai/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Sep 2010 13:02:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hendrotrirachmadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perjalanan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hendrotrirachmadi.wordpress.com/?p=75</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah hal yang terlihat mengeluh. atau sekedar curahan hati yang tak tersalurkan oleh pipa hati yang bisa memberikan madu kehidupan&#8230; sudah lebih dari 5 tahun perjuanganku membangun usahaku sendiri. Sebuah usaha yang aku nisbatkan kepada-Nya. Sebagai bagian dari mewujudkan perjuangan di jalan-Nya. Hari demi hari kulalui dalam suka dan duka. Dari mimpi yang tak pernah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hendrotrirachmadi.wordpress.com&amp;blog=2901170&amp;post=75&amp;subd=hendrotrirachmadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebuah hal yang terlihat mengeluh. atau sekedar curahan hati yang tak tersalurkan oleh pipa hati yang bisa memberikan madu kehidupan&#8230;</p>
<p>sudah lebih dari 5 tahun perjuanganku membangun usahaku sendiri. Sebuah usaha yang aku nisbatkan kepada-Nya. Sebagai bagian dari mewujudkan perjuangan di jalan-Nya.</p>
<p>Hari demi hari kulalui dalam suka dan duka. Dari mimpi yang tak pernah kumimpikan sebelumnya. Dari hati yang tak pernah kucondongkan untuknya.Namun dunia tu adalah sebuah takdir untukku. Dimana kutapakkan kakiku diatasnya. Sebuah dunia yang &#8220;katanya&#8221; penuh ketidakpastian. Penuh lika liku. Sebuah dunia yang hanya diperuntukkan untuk-untuk orang kuat. Sebuah dunia yang tidak pernah memiliki &#8220;aturan baku&#8221;&#8230; Hanya seperangkat norma yang berlaku umum&#8230; dan karenanya ia sangat umum sekali.</p>
<p>namun setelah sekian waktu berselang, sebuah mimpi sederhanaku (untuk saat ini), tak juga tercapai. Lalu apakah langkah ini harus kuhentikan sampai disini? menyerah pada sebuah hasil yang mengakhiri semua mimpi dan jalan itu.</p>
<p>Tentu aku sulit memutuskannya. Sebab jikalau aku berhenti dari semua ini, lalu kemanakah kakiku harus kulangkahkan? Sebab dunia ini sudah begitu akrab denganku. Dan disisi lain, secara realita, seperti tak ada lagi yang bisa kuharapkan. Karena sepertinya semua sudah jalan ditempat.</p>
<p>Semua janji dan rumusan teori yang mengatakan bahwa setelah 5 tahun semuanya akan melesat cepat tidak terjadi padaku. kenaikan itu hanya begrak lambat. Sementara yang harus dikeluarkan tetap dan terus bertambah.</p>
<p>Sampai disinilah persimpangan itu tiba. Semua menjadi seperti sebuah mata air yang bingung haru memilih jalan keluar yang mana. sebuah keniscayaan yang membingungkan. Jikalaupun aku harus bersabar, maka sampai dibatas manakah kesabaran itu? apakah ini sudah jalan yang benar atau aku harus lebih &#8220;realistis&#8221; melihat masa.. sebuah kata yang dulu &#8220;begitu aku benci&#8221;..</p>
<p>entahlah, semua masih dalam awan kebingungan.. saat dunia ini seperti melihatku dengan mata yang ditutup sebelahnya. Bahkan 3/4-nya..</p>
<p>Semoga Allah swt, mengingatku, sebab tanpa pertolongan-Nya&#8230; musnahlah diriku selamanya&#8230;</p>
<p>Semarang, 15 September 2010</p>
<p>Hendro Tri Rachmadi</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hendrotrirachmadi.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hendrotrirachmadi.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hendrotrirachmadi.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hendrotrirachmadi.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hendrotrirachmadi.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hendrotrirachmadi.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hendrotrirachmadi.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hendrotrirachmadi.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hendrotrirachmadi.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hendrotrirachmadi.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hendrotrirachmadi.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hendrotrirachmadi.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hendrotrirachmadi.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hendrotrirachmadi.wordpress.com/75/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hendrotrirachmadi.wordpress.com&amp;blog=2901170&amp;post=75&amp;subd=hendrotrirachmadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hendrotrirachmadi.wordpress.com/2010/09/15/seperti-perjalanan-yang-tak-pernah-sampai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6450545965ccbc8c92c34c8df1bf1d82?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hendrotrirachmadi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jangan Kebiasaan &#8220;Ngasal&#8221; bikin-bikin desain ah&#8230;!!!</title>
		<link>http://hendrotrirachmadi.wordpress.com/2010/01/11/jangan-kebiasaan-ngasal-bikin-bikin-desain-ah/</link>
		<comments>http://hendrotrirachmadi.wordpress.com/2010/01/11/jangan-kebiasaan-ngasal-bikin-bikin-desain-ah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Jan 2010 11:20:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hendrotrirachmadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hendrotrirachmadi.wordpress.com/?p=67</guid>
		<description><![CDATA[Encang, Encing, Nyak, Babe, Mpok, Abang, dlll Nyetak di bahan yang lux, full color sama finishing macem2 aja gak cukup!   Musti pake desain yang OK punya baru jadi powerfull&#8230; Atau bahkan bahan cetaknya &#8220;biasa aja&#8221; tapi desainnya elegan, insya Allah jadi promotion tools &#8220;kelas atas&#8221;. Makanya, kalau buat desain untuk brosur, banner, company profile, logo, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hendrotrirachmadi.wordpress.com&amp;blog=2901170&amp;post=67&amp;subd=hendrotrirachmadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div><strong>Encang, Encing, Nyak, Babe, Mpok, Abang, dlll</strong></div>
<div><strong>Nyetak di bahan yang lux, full color sama finishing macem2 aja gak cukup!</strong></div>
<div> </div>
<div>Musti pake desain yang OK punya baru jadi powerfull&#8230; Atau bahkan bahan cetaknya &#8220;biasa aja&#8221; tapi desainnya elegan, insya Allah jadi promotion tools &#8220;kelas atas&#8221;. Makanya, kalau buat desain untuk brosur, banner, company profile, logo, cover buku, kemasan produk, dll jangan diserahkan ke sembarang orang&#8230; Keluar uang mahalan dikit napa&#8230; Nggak pa pa kaleee&#8230; Yang penting kan imbas image-nya &#8220;dapet&#8221; dan semoga dengan itu penjualan kita makin bagus, atau bisa naik kelas, dari yang tadinya &#8220;economy&#8221;, jadi bisnis, yang tadinya bisnis jadi eksekutif, yang tadinya eksekutif, jadi Argo (lho kenape kita jadi ngomongin kereta ya?).</div>
<div> </div>
<div>kalo kita ngerasa produk/jasa yang kita jual sudah OK punya, maka PR-nya tinggal 1&#8230; Gimana supaya tampilannya OK punya juga&#8230;Lah kan nyang orang liat tampilan luar&#8230; Mereka baru nyoba produk/jasa kita kalo udeh &#8220;confident&#8221; sama &#8220;tampilan luar&#8221; produk/jasa kita&#8230; Klo tampilan luarnya aja bikin orang ngenes, nggak meyakinkan, nggak tega (beli karena kasian, tapi besok2 nggak beli lagi) atau bahkan direndahkan (ya ampuuuun), gimana orang mo beli coba&#8230;? makanye, sebelum ente-ente pade pergi ke tukang nyetak, pake dulu jasa desain kite2 pade nih&#8230;</div>
<div> </div>
<div>kunjungin dah :</div>
<div><a rel="nofollow" href="http://www.simplestudioindonesia.com/" target="_blank">www.simplestudioindonesia.com</a></div>
<div>Spesialis Desain grafis</div>
<div> </div>
<div>Di jamin, Insya Allah&#8230; kite beri hasil desain terbaik&#8230;</div>
<div>Asal bayarnye sesue harge juge he he he, (ini kenapa so pae e e e semue?)</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hendrotrirachmadi.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hendrotrirachmadi.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hendrotrirachmadi.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hendrotrirachmadi.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hendrotrirachmadi.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hendrotrirachmadi.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hendrotrirachmadi.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hendrotrirachmadi.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hendrotrirachmadi.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hendrotrirachmadi.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hendrotrirachmadi.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hendrotrirachmadi.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hendrotrirachmadi.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hendrotrirachmadi.wordpress.com/67/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hendrotrirachmadi.wordpress.com&amp;blog=2901170&amp;post=67&amp;subd=hendrotrirachmadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hendrotrirachmadi.wordpress.com/2010/01/11/jangan-kebiasaan-ngasal-bikin-bikin-desain-ah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6450545965ccbc8c92c34c8df1bf1d82?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hendrotrirachmadi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>5 Ribu Rupiah, Bebas Copet!</title>
		<link>http://hendrotrirachmadi.wordpress.com/2009/10/29/5-ribu-rupiah-bebas-copet/</link>
		<comments>http://hendrotrirachmadi.wordpress.com/2009/10/29/5-ribu-rupiah-bebas-copet/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Oct 2009 06:15:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hendrotrirachmadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikmah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hendrotrirachmadi.wordpress.com/?p=62</guid>
		<description><![CDATA[Sore itu, saya “terlambat” sholat berjama’ah di Masjid… Busway yang saya naiki, entah kenapa terasa lambat (sebenernya karena kalkulasi waktu saya kurang bagus sih). Akhirnya saya baru sampai di terminal pulo gadung pas adzan maghrib. Dengan tergesa-gesa saya segera menuju masjid yang ada di dekat pasar pulo gadung. Namun sampai sana, sholat berjama’ah sudah selesai… [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hendrotrirachmadi.wordpress.com&amp;blog=2901170&amp;post=62&amp;subd=hendrotrirachmadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sore itu, saya “terlambat” sholat berjama’ah di Masjid… Busway yang saya naiki, entah kenapa terasa lambat (sebenernya karena kalkulasi waktu saya kurang bagus sih). Akhirnya saya baru sampai di terminal pulo gadung pas adzan maghrib. Dengan tergesa-gesa saya segera menuju masjid yang ada di dekat pasar pulo gadung. Namun sampai sana, sholat berjama’ah sudah selesai…</p>
<p> Akhirnya saya memutuskan menghabiskan waktu dari maghrib sampai isya di masjid tersebut. Sambil diisi sesekali dengan membaca Al Qur’an dan setelah selesai sholat isya, saya pun bergegas ingin pulang ke Bekasi. Tetapi saya “teringat”, bahwa pekan kemarin, saya merasa “shodaqoh” saya sangat kurang sekali. Berhubung beberapa “pos” shodaqoh yang juga berkurang.</p>
<p> Akhirnya saya berniat bershodaqoh di masjid itu. Walau hanya 5ribu saja. Dikantong saya ada uang 13rb. Saya pilih 5ribuan yang “agak bagusan”… dan saya masukkan ke kotak amal masjid itu…</p>
<p> Lalu saya berjalan keluar masjid menuju terminal pulo gadung. Di tengah perjalanan, ada yang menanyakan saya „mau ke purwokerto? Sinar Jaya“ dll&#8230; Saya pikir biasa saja, namanya juga terminal. Walaupun kalau di telisik, biasanya para calo menawarkan bus luar kota bukan di sisi terminal yang ini. Saya menggeleng dan terus jalan sambil SMS-an.</p>
<p>Setelah SMS-an selesai, saya tarus HP di kantung depan (ada GSM dan CDMA di kantong). Lalu dimulailah adegan tersebut.. Ketika saya ada dijalanan khusus pejalan kaki, di depan tukang-tukang buah… Tiba-tiba ada sekitar 3-4 orang “menabrakkan” diri ke saya seperti posisi mengepung…</p>
<p> Awalnya saya cuek saja, tapi dalam beberapa detik, saya seperti mendapat hidayah Allah SWT, dan langsung tersadarkan bahwa “mereka sedang melakukan sesuatu” terhadap saya… Benar saja… Saya merasa ada 3 tangan yang “bergerak cepat”. Satu masuk ke kantong depan, satu berusaha membuka tas saya dari belakang, satu lagi masuk ke kantong celana bagian belakang.</p>
<p> Kejadiannya begitu cepat, mungkin hanya beberapa detik saja. Tapi Alhamdulillah sekali lagi atas hidayah Allah SWT. „Aksi“ mereka gagal total. Sebab saya menyadari yang mereka lakukan. Dan fokus saya langsung tertuju pada „pencopet gagal“ yang ada persis di depan saya. Mengetahui bahwa aksinya gagal dan tahu bahwa dia “sudah terdefinisi” sebagai copet, orang tersebut langsu berusaha menjauh dengan cepat.</p>
<p> Saya coba mengejar orang tersebut. Dia coba menghindar di tengah hiruk pikuknya angkot yang tak beraturan. Beberapa kali saya teriak ke dia “Elo mau copet gw ya!???” dengan nada keras. Dia terus berusaha lari&#8230;  Sampai suatu ketika dia „hampir“ tersudut&#8230; dia mencoba mengancam balik&#8230; Sebenernya perasaan saya campur aduk waktu itu antara kesal, takut, gemes, dll (takut karena khawatir kalau temen2nya ikut „ngeroyok“ saya, kan bisa aja, mereka yang neriakin saya copet, soalnya mereka kan bergerombol). Namun berhubung tampang saya „nggak culun-culun banget“, saya balas gertak si copet dengan terus mendekati dia.</p>
<p> Akhirnya di kabur juga&#8230; Beberapa orang berusaha „menenangkan“ saya. Tapi orang-orang yang „menenangkan“ saya tersebut juga „hilang“ dalam beberapa detik&#8230; Akhirnya ada seorang pengendara motor yang bilang ke saya&#8230; „Udah Pak nggak usah di kejar, itu tadi temennya semua&#8230;“</p>
<p> Yang saya „agak kesel“ adalah, bahwa jelas sekali orang itu mau mencopet, dan saya sudah kejar dan teriakkan ke semua orang di situ beberapa kali bahwa dia itu copet. Tapi anehnya oarang-orang yang lalu lalang disitu seakan diam saja, acuh tak acuh dan tidak perduli. Wallahu’alam, apa karena teriakan saya kurang keras, atau mereka takut juga, soalnya bisa jadi mereka itu kawanan yang banyak&#8230; Yang jelas saya seperti sendirian di kerumunan orang banyak itu&#8230;</p>
<p> Tapi Alhamdulillah. Gerombolan copet itu, dengan izin Allah SWT, gagal mencopet saya. Walau kalau mereka tahu nilai HP yang jadi incaran mereka, mungkin mereka yang bakal kesel karena nilainya yang jauh dari ekspektasi mereka (saya juga bakal kesel sih, soalnya di HP itu ada database klien2 saya)&#8230;</p>
<p> Setelah saya merenung dalam-dalam. Saya bisa „selamat“ dari aksi itu mungkin akibat „shodaqoh“ 5rb yang saya masukkan ke kotak amal tadi&#8230; Itu 5 rb, mungkin kalau 10rb atau lebih bisa jadi bahkan saya tidak harus mengalami kejadian tadi (manusia memang sering menyesal, bukan saja karena perbuatan kurang baiknya. Tapi juga karena „kurang“ perbuatan baiknya)&#8230;</p>
<p> Itu pun, „firasat“ untuk bershodaqoh saat itu, bisa jadi hidayah dari Allah SWT. Yang andai „tidak saya eksekusi“, saya akan jadi „korban“ copet2 tadi. Bisa jadi, bukan Cuma HP, tapi dompet, modem IM2, dll</p>
<p>  Memang benar sekali bahwa shodaqoh bukanlah “pengeluaran”, ia adalah “investasi”.  Sebab bisa jadi jika kita tidak rajin-rajin infaq/shodaqoh justru „pengeluaran“ kita akan semakin banyak dan beberapa di antaranya adalah „<em>stupidity cost</em>“. Biaya-biaya yang seharusnya bisa „kita hindari“, andai Allah SWT membimbing kita secara langsung dengan keberkahan dan kebaikan-Nya&#8230; Makanya, setiap ada „hidayah Allah swt“ langsung untuk kita, segeralah mengikutinya dan wujudkan dalam amal nyata&#8230; Sebab insya Allah itulah jalan terbaik dalam kehidupan kita&#8230;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Hendro Tri Rachmadi</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hendrotrirachmadi.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hendrotrirachmadi.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hendrotrirachmadi.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hendrotrirachmadi.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hendrotrirachmadi.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hendrotrirachmadi.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hendrotrirachmadi.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hendrotrirachmadi.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hendrotrirachmadi.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hendrotrirachmadi.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hendrotrirachmadi.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hendrotrirachmadi.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hendrotrirachmadi.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hendrotrirachmadi.wordpress.com/62/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hendrotrirachmadi.wordpress.com&amp;blog=2901170&amp;post=62&amp;subd=hendrotrirachmadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hendrotrirachmadi.wordpress.com/2009/10/29/5-ribu-rupiah-bebas-copet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6450545965ccbc8c92c34c8df1bf1d82?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hendrotrirachmadi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Spam, itu pekerjaan orang tidak bermoral</title>
		<link>http://hendrotrirachmadi.wordpress.com/2009/07/28/spam-itu-pekerjaan-orang-tidak-bermoral/</link>
		<comments>http://hendrotrirachmadi.wordpress.com/2009/07/28/spam-itu-pekerjaan-orang-tidak-bermoral/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Jul 2009 09:43:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hendrotrirachmadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hendrotrirachmadi.wordpress.com/?p=51</guid>
		<description><![CDATA[Judul yang sangat fantastis bukan? (mungkin sekaligus menyedihkan juga)&#8230; Judul itu ada di sebuah milis yang saya &#8220;sayangi&#8221;, intinya curhatan seseorang karena mungkin dia menganggap terlalu sering dikirimi email penawaran dari orang yang nggak jelas. Tapi yang sangat disayangkan beliau langsung &#8220;menembak&#8221; institusi bisnis saya selaku tersangka utama dengan menyebutnya jelas-jelas &#8220;simple studio&#8221;. Milis yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hendrotrirachmadi.wordpress.com&amp;blog=2901170&amp;post=51&amp;subd=hendrotrirachmadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul yang sangat fantastis bukan? (mungkin sekaligus menyedihkan juga)&#8230;</p>
<p>Judul itu ada di sebuah milis yang saya &#8220;sayangi&#8221;, intinya curhatan seseorang karena mungkin dia menganggap terlalu sering dikirimi email penawaran dari orang yang nggak jelas. Tapi yang sangat disayangkan beliau langsung &#8220;menembak&#8221; institusi bisnis saya selaku tersangka utama dengan menyebutnya jelas-jelas &#8220;simple studio&#8221;. Milis yang saya kagumi itu seingat saya beranggotakan 13rb member&#8230; Hanya dalam satu hari reputasi di jatuhkan. Saya di anggap spammers. Dan yang lebih parah lagi, orang-orang seperti saya disamakan dengan perampok, pezina, pembunuh, koruptor, penipu, dll. Bukankah mereka semua orang &#8220;tidak bermoral?&#8221;</p>
<p>Yang sangat disayangkan, mengapa orang tersebut tidak langsung saja menyatakan ketidaksetujuannya dengan me-reply balik? Kalau memang jawaban kami masih dianggap kurang, bisa kan dengan menegaskan bahwa dia tidak suka dikirimi email2 seperti itu? Hari ini saya juga menerima reply dari 2 orang yang keberatan dikirimi email2 seperti itu. Tapi nggak sampai gitu2 banget deh.  Dan tentu dengan senang hati dan penuh sopan santun kami akan menanggapi mereka dan menghapus mereka dari data prospek kami.</p>
<p>Tapi menyamakan &#8220;e-marketing&#8221; dengan &#8220;tidak bermoral&#8221; sepertinya sudah agak keterlaluan. Bukankah ini seperti seseorang yang melemparkan brosur ke rumah2 kita. Bukankah itu terjadi hampir setiap minggu atau bahkan setiap hari? Apakah kita perampok? Penipu? dll. Mungkin kita mengganggu, tapi serendah itukah orang2 yang melakukan aktivitas e-marketing?</p>
<p>Hari ini mungkin satu di antara hari kesedihan, dimana omset usaha saya sedang turun, dan ditambah di cap sebagai orang tidak bermoral. Lengkap sudah. Semoga &#8220;sang pencetus&#8221; istilah tersebut suatu saat disadarkan oleh Allah (entah dengan cara apa), bahwa apa yang dilakukannya sudah keterlaluan dan menyakiti hati orang lain.</p>
<p>Tidak ada yang bisa saya lakukan selain meminta maaf kepadanya, dan berusaha memaafkannya walau dia belum pernah melakukan hal tersebut serta menganggap semua ini hanya satu langkah menuju kesuksesan. Saya yakin, kegagalan2, cobaan2, rasa sakit-rasa sakit yang saya alami makin mendekatkan saya kepada kesuksesan.</p>
<p>Allah Maha Adil, tidak mungkin membiarkan hamba-Nya selalu di bawah. Setelah turun insya Allah akan ada naik. Setelah sedih insya Allah akan ada bahagia. Yang saya perlu lakukan hanya terus berjalan, tak berhenti menyerah di hadapan pukulan2 ini.</p>
<p>Ini juga jalan dari Allah untuk membuat mental saya semakin tegar, kuat menahan cobaan, betapa pun besarnya. Setiap orang berbeda penilaian dengan kita, ada yang suka, ada yang tidak. Ada yang setuju, ada yang tidak. Dunia tidak satu warna, penuh warna warni, tinggal bagaimana kita hidup dan beradptasi di dalamnya.</p>
<p>Allahu Akbar!</p>
<p>Dunia akan berubah, dan manis itu akan datang. Insya Allah!</p>
<p>Mangga Dua Square, Jakarta, 28 Juli 2009</p>
<p>Hendro Tri Rachmadi</p>
<p>Dalam keadaan bangkit dari kesedihan dan kembali melangkah&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hendrotrirachmadi.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hendrotrirachmadi.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hendrotrirachmadi.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hendrotrirachmadi.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hendrotrirachmadi.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hendrotrirachmadi.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hendrotrirachmadi.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hendrotrirachmadi.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hendrotrirachmadi.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hendrotrirachmadi.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hendrotrirachmadi.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hendrotrirachmadi.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hendrotrirachmadi.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hendrotrirachmadi.wordpress.com/51/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hendrotrirachmadi.wordpress.com&amp;blog=2901170&amp;post=51&amp;subd=hendrotrirachmadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hendrotrirachmadi.wordpress.com/2009/07/28/spam-itu-pekerjaan-orang-tidak-bermoral/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6450545965ccbc8c92c34c8df1bf1d82?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hendrotrirachmadi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bidadari Satu Paket</title>
		<link>http://hendrotrirachmadi.wordpress.com/2009/07/27/bidadari-satu-paket/</link>
		<comments>http://hendrotrirachmadi.wordpress.com/2009/07/27/bidadari-satu-paket/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Jul 2009 10:55:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hendrotrirachmadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pejuang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hendrotrirachmadi.wordpress.com/2009/07/27/bidadari-satu-paket/</guid>
		<description><![CDATA[Ketika saya hendak menikah. Saya membuat beberapa kriteria untuk calon istri yang akan saya cari. Satu di antaranya adalah, dia bukan karyawan! Dulu kriteria ini saya buat karena saya berpikir bahwa tugas istri adalah di rumah mendidik anak-anak, membesarkan mereka, dan menjadikan mereka anak-anak yang “hebat” dengan banyak kategori. Ada banyak hal yang memang secara [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hendrotrirachmadi.wordpress.com&amp;blog=2901170&amp;post=48&amp;subd=hendrotrirachmadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ketika saya hendak menikah. Saya membuat beberapa kriteria untuk calon istri yang akan saya cari. Satu di antaranya adalah, dia bukan karyawan! Dulu kriteria ini saya buat karena saya berpikir bahwa tugas istri adalah di rumah mendidik anak-anak, membesarkan mereka, dan menjadikan mereka anak-anak yang “hebat” dengan banyak kategori. Ada banyak hal yang memang secara “fitrah” hanya perempuan yang bisa. Jika ia seorang karyawan, maka akan “sedikit” sulit baginya menunaikan tugas tersebut. Sebab ia harus pergi pagi dan pulang sore (bahkan malam dengan kondisi Jakarta yang seperti ini).</p>
<p> </p>
<p>Sebuah keinginan yang mulia menurut saya. Sementara tugas cari nafkah, all out ada di pundak laki-laki. Saya yang harus berjibaku dengan panas dan teriknya matahari, hujan lebat, debu, ruwetnya lalu lintas, dll. Itu tugas laki-laki! Harus siap mengorbankan segala yang dimiliki agar bisa menunaikan tanggung jawab tersebut dengan baik. Agar semua peran terlakoni dengan baik.</p>
<p> </p>
<p>Di satu sisi, sejak dulu saya sudah punya komitmen, bahwa saya bertekad akan tetap jadi enterpreuner! Siapa pun tidak bisa menghalangi. Keinginan saya untuk berwirasusaha tidak bisa di tawar-tawar lagi! Dan memang saya sudah menjadi enterpreuner sekitar 1 tahun sebelum saya menikah. Dengan segala pasang surutnya.</p>
<p> </p>
<p>Ternyata disinilah kekuatan hikmah yang Allah swt berikan. Apa yang baik menurut saya belum tentu baik untuk saya. Sebab Allah swt saja yang mengetahui apa-apa yang lebih baik untuk kita. Allah swt mengabulkan keinginan saya untuk tetap jadi enterpreuner tetapi tidak mengabulkan keinginan saya untuk mendapat istri “non karyawan”. Bahkan lebih parah, istri saya seorang PNS dengan ikatan dinas 15 tahun! Yang untuk „menebusnya“ harus mengeluarkan dana 50 juta.</p>
<p> </p>
<p>Namun sesuai surat Al Baqarah 216 :</p>
<p>“….Tetapi boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui”.</p>
<p> </p>
<p>Dalam bahasa yang “lebih sederhana”, Allah SWT seperti ingin mengatakan… Kamu nggak tahu apa-apa tentang dunia enterpreuner! Ada banyak hal yang tak seindah kamu bayangkan! Ada banyak hal-hal realistis yang tidak seperti mimpi idealisme kita! Ada banyak bekal yang harus disiapkan agar kamu tetap kuat berada di jalan ini! Berbekal keyakinan saja tidak cukup.</p>
<p> </p>
<p>Atau dalam bahasa yang lebih „preman“, jangan sotoy deh, pengen jadi enterpreuner, tapi „nggak punya apa-apa“. Kamu belum punya banyak persiapan untuk itu&#8230;</p>
<p> </p>
<p>Nah, memang sepertinya Allah SWT sedang memberi „yang terbaik“ untuk saya&#8230; Allah sangat memahami ada banyak kelemahan saya yang membuat saya „belum layak“ jika beristri seorang perempuan yang „tidak bergaji“&#8230; Allah SWT berusaha menjaga saya untuk tetap pada tekad saya menjadi enterpreuner, pengusaha sukses, dll dengan „menganugerahi istri“ yang „tidak sesuai kriteria awal“ saya&#8230; Sesuatu yang awalnya tidak saya inginkan, tetapi ternyata saya butuhkan! Allah Maha Tahu semua urusan hamba-hamba-NYa.</p>
<p> </p>
<p>Dan hari ini adalah hari-hari kesyukuran saya atas “pertolongan Allah tsb”. Hari-hari ini sudah hampir 4 tahun sejak saya memulai usaha ini. Dan sudah lebih dari 5 bulan sejak saya mulai mempunyai karyawan (dan tentunya harus menggaji mereka). Dan hari-hari ini juga omset saya sedang turun drastis, segala cara sudah dilakukan, berbagai inovasi di temukan, dan berbagai ikhtiar di tempuh. Namun tak juga mengangkat omset. Mungkin inilah hikmahnya. Kita manusia hanya bisa berikhtiar, berdo’a dan tawakkal. Allah juga yang menetukan hasilnya.</p>
<p> </p>
<p>Selama masa-masa sulit ini. Nikmat memiliki istri, seperti istri saya mulai terasa. Pendapatan saya yang sedang turun jauh banyak ditutup pendapatan istri. Apalagi memang sangat terasa kehidupan PNS itu seperti sudah “dijamin”… Saya mencoba “tidak menikmati” hal tersebut dengan tetap ikhtiar… dan ikhtiar… Tidak menyerah sampai disini, suatu saat matahari kan bersinar kembali… Suatu saat badai kan berlalu, hujan kan berhenti, kita hanya harus terus berjalan dan jangan pernah berhenti, betapapun lambatnya langkah yang kita ayunkan.</p>
<p> </p>
<p>Tapi tentu saya tidak boleh memungkiri nikmat Allah tersebut, istri saya! Yang menjadi “shock breaker” saat saya menerima goncangan kuat. Yang menjadi penyokong saat saya jatuh, tidak hanya dengan dukungan-dukungan morilnya, tapi juga dengan dekungan materialnya. Sebuah jasa yang insya Allah tidak akan saya lupakan insya Allah jika Allah menganugerahkan kesuksekan kelak. Dan istri saya memang sepertinya melakukan itu semua tanpa pamrih… Sebuah nikmat yang dulu sempat saya sangsikan. Seorang istri yang tidak hanya cerdas, tapi juga shalihah dan baik dalam urusan rumah tangga. Saya menyebutnya “Bidadari Satu Paket”. Anugerah yang Allah berikan kepada saya agar saya bisa mencapai cita-cita saya kelak.</p>
<p> </p>
<p>Ada beberapa hikmah besar untuk hal ini :</p>
<ol>
<li>Bahwa hanya Allah saja yang mengetahui yang terbaik untuk kita. Kita hanya „mengira-ngira“ yang terbaik untuk kita, sebatas yang kita tahu dan pahami. Jangan pernah berburuk sangka dengan apa pun keputusan Allah pada diri kita. Insya Allah itulah yang terbaik untuk kita.</li>
<li>Dunia enterpreuner dalam kenyataannya sangat keras. Penuh dengan cobaan yang sangat berat. Ia seperti batu penguji untuk siapa saya yang mau menempuh jalan ini. Butuh lebih dari sekedar semangat untuk melewatinya. Beberapa persiapan teknis dan fisik juga dibutuhkan sehingga tidak membuat kita „mundur“ manakala menghadapi „cobaan-cobaan kemauan dan keyakinan“. Oleh karena itu, jumlah enterpreuner selalu lebih sedikir dari karyawan. Karena jalan enterpreuner pada realitanya tidak pernah enak. Tapi siapa yang bisa bertahan dengan rasa sakitnya, pengorbanan-pengorbanannya, dia insya Allah bisa melewatinya dan akhirnya bisa merasakan manisnya kesuksesan.</li>
</ol>
<p> </p>
<p> </p>
<p>Walaupun kini istri saya masih berprofesi sebagai PNS, dan bisnis yang sedang saya bangun „masih kecil“. Tapi saya yakin bahwa suatu saat Allah akan membalik kondisi ini. Suatu saat kami akan punya pendapatan yang „cukup“ sehingga istri saya “tak harus bekerja lagi” (dan insya Allah semua yang membaca tulisan ini akan menjadi saksinya). Bahwa kondisi yang saya alami saat ini adalah bentuk pertolongan Allah terhadap tekad dan bisnis saya yang masih „butuh perlindungan“ secara fisik. Sama seperti tanaman yang baru ditanam dan masih kecil. Untuk melindunginya supaya tidak di patuk ayam, harus dibuat pagar kecil dulu. Nanti kalau sudah besar, harimau pun insya Allah tak bisa menumbangkannya. Dan „perlindungan kecil“ ini Allah berikan dalam bentuk istri saya yang masih bekerja ini.</p>
<p> </p>
<p>Mungkin juga bentuk perlindungan teknis ini akan „berbeda-beda“ untuk tiap orang. „Kebetulan“ untuk saya seperti ini bentuknya. Untuk anda yang bertekad „setia“ di jalan ini bisa jadi bentuknya, kakak, adik, tetangga, paman, bibi, teman, orang tua, simpanan, deposito, relasi bisnis yang luas, aset yang dimiliki, sampai dengan „hanya“ sekedar keyakinan.</p>
<p> </p>
<p>Namun semua berujung pada tekad dan keyakinan kita untuk setia di jalan enterpreuner ini. Dan setiap keyakinan pasti akan ada ujian. Jadi mari kita bersiap menghadapinya. Dan mari bersama saling membantu melewatinya&#8230;.</p>
<p> </p>
<p>Bekasi, 27 Juli 2009</p>
<p> </p>
<p>Hendro Tri Rachmadi</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hendrotrirachmadi.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hendrotrirachmadi.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hendrotrirachmadi.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hendrotrirachmadi.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hendrotrirachmadi.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hendrotrirachmadi.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hendrotrirachmadi.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hendrotrirachmadi.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hendrotrirachmadi.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hendrotrirachmadi.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hendrotrirachmadi.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hendrotrirachmadi.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hendrotrirachmadi.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hendrotrirachmadi.wordpress.com/48/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hendrotrirachmadi.wordpress.com&amp;blog=2901170&amp;post=48&amp;subd=hendrotrirachmadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hendrotrirachmadi.wordpress.com/2009/07/27/bidadari-satu-paket/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6450545965ccbc8c92c34c8df1bf1d82?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hendrotrirachmadi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Berprasangka baiklah kepada Allah</title>
		<link>http://hendrotrirachmadi.wordpress.com/2009/05/07/berprasangka-baiklah-kepada-allah/</link>
		<comments>http://hendrotrirachmadi.wordpress.com/2009/05/07/berprasangka-baiklah-kepada-allah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 May 2009 10:39:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hendrotrirachmadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perjalanan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hendrotrirachmadi.wordpress.com/?p=37</guid>
		<description><![CDATA[Tujuan itu terasa sangat jauhnya. Tak terasa, sudah sangat lebtih kita berjalan. Tenaga kita seakan sudah terkuras habis. Remuk-remuk rasanya badan ini. Namun ia tak kunjung sampai. Memang bukan tugas kita, manusia,  untuk menentukan hasil. Tugas kita hanya tiga : ikhtiar, berdo&#8217;a dan tawakkal kepada Allah SWT atas setiap hasilnya. Oleh karena itu tujuan hanyalah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hendrotrirachmadi.wordpress.com&amp;blog=2901170&amp;post=37&amp;subd=hendrotrirachmadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tujuan itu terasa sangat jauhnya. Tak terasa, sudah sangat lebtih kita berjalan. Tenaga kita seakan sudah terkuras habis. Remuk-remuk rasanya badan ini. Namun ia tak kunjung sampai.</p>
<p>Memang bukan tugas kita, manusia,  untuk menentukan hasil. Tugas kita hanya tiga : ikhtiar, berdo&#8217;a dan tawakkal kepada Allah SWT atas setiap hasilnya. Oleh karena itu tujuan hanyalah guidence bagi kita untuk tahu kemana kita melangkah. Ia hanyalah obsesi yang membuat kita terus berjalan. Tentang sampai atau tidaknya kita terhadap tujuan itu, maka itu terserah kepada kehendak Allah saja.</p>
<p>Sebab Dia-lah penentu segala-Nya, kita tidak berhak bahkan tidak pantas memaksa-Nya. Yang kita bisa hanyalah menengadahkan tangan kita kepada-Nya. berharap Dia mendengar permohonan dan do&#8217;a2 kita. Dan membuat kita sampai pada tujuannya.</p>
<p>Tapi Allah tak punya sifat zalim. tentu dia tidak akan menyia-nyiakan ikhtiar hamba-Nya. Insya Allah semua yang kita lakukan tidak pernah sia-sia. Kalau pun tujuan kita &#8220;tidak tercapai&#8221;, maka pasti Ia sudah menyiapkan skenario yang lebih besar untuk kita. Apalagi nilai ikhtiar, doa dan ketawakkalan kita demikian besarnya. Insya Allah sebuah reward besar sedang disiapkan untuk kita. Ia bisa berwujud sesuatu yang sangat kita inginkan atau pun tidak. Yang jelas dari semua itu adalah, ia pasti berwujud sebagai sesuatu &#8220;yang kita butuhkan&#8221;.</p>
<p>Bukankah Allah dengan ke-Maha Kuasaan-Nya, lebih mengetahui apa yang kita butuhkan untuk diri kita sendiri?</p>
<p>Maka mulai lah berhusnuzhzhan kepada-Nya.</p>
<p>Hendro Tri Rachmadi</p>
<p>Jakarta, 7 Mei 2009</p>
<p>Hari ke-11 menuju 2M</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hendrotrirachmadi.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hendrotrirachmadi.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hendrotrirachmadi.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hendrotrirachmadi.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hendrotrirachmadi.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hendrotrirachmadi.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hendrotrirachmadi.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hendrotrirachmadi.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hendrotrirachmadi.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hendrotrirachmadi.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hendrotrirachmadi.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hendrotrirachmadi.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hendrotrirachmadi.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hendrotrirachmadi.wordpress.com/37/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hendrotrirachmadi.wordpress.com&amp;blog=2901170&amp;post=37&amp;subd=hendrotrirachmadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hendrotrirachmadi.wordpress.com/2009/05/07/berprasangka-baiklah-kepada-allah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6450545965ccbc8c92c34c8df1bf1d82?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hendrotrirachmadi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hidup Memang Perjuangan</title>
		<link>http://hendrotrirachmadi.wordpress.com/2009/05/03/hidup-memang-perjuangan/</link>
		<comments>http://hendrotrirachmadi.wordpress.com/2009/05/03/hidup-memang-perjuangan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 03 May 2009 23:31:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hendrotrirachmadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pejuang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hendrotrirachmadi.wordpress.com/?p=32</guid>
		<description><![CDATA[Hidup memang sepenggal kisah perjuangan. Bagaimana kita mengubah rasa sakit menjadi bahan bakar yang tak kunjung habis. Bagaimana kita mengubah &#8220;kelembaman&#8221; menjadi energi gerak positif. Bagaimana kita tetap bergerak di tengah rasa pesimis dan pesmisme&#8230; Hari ini dan hari-hari ke depan, tidak pernah kita hadapi hari yang libur dari ujian. Ada saja cara Allah mematangkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hendrotrirachmadi.wordpress.com&amp;blog=2901170&amp;post=32&amp;subd=hendrotrirachmadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hidup memang sepenggal kisah perjuangan. Bagaimana kita mengubah rasa sakit menjadi bahan bakar yang tak kunjung habis. Bagaimana kita mengubah &#8220;kelembaman&#8221; menjadi energi gerak positif. Bagaimana kita tetap bergerak di tengah rasa pesimis dan pesmisme&#8230;</p>
<p>Hari ini dan hari-hari ke depan, tidak pernah kita hadapi hari yang libur dari ujian. Ada saja cara Allah mematangkan diri kita dengan berbagai, ujian, cobaan bahkan kesalahan. Satu yang pasti adalah, jangan pernah berhenti melangkah. Sebab berhenti adalah mati! Bagaimana pun terseoknya kaki ini melangkah dengan sederet luka yang sudah terjadi dan betapa beratnya medan di depan, kita tetap harus melangkah! Harus!</p>
<p>Diam berarti mati!</p>
<p>Sebab kita sudah mati tanpa harus kehilangan nafas biologis.</p>
<p>Dunia ini butuh sekali para pejuang. Orang2 yang tidak menyerah dengan takdir dirinya sendiri yang terkadang terlalu dibuat melankolis. Orang-orang itu hidup dan &#8220;menghidupi&#8221; orang lain dengan energi semangat yang tiada pernah mati. Energi yang seakan bisa menyalakan seluruh isi dunia. Merekalah orang-orang terbaik. Yang hidup di atas keyakinan dan sabar dalam menjalani keyakinan tersebut.</p>
<p>Semoga kita termasuk di dalamnya&#8230;.</p>
<p> </p>
<p>Hendro Tri Rachmadi</p>
<p>Jakarta, 1 Mei 2005 (Hari ke-5 menuju 2M)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hendrotrirachmadi.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hendrotrirachmadi.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hendrotrirachmadi.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hendrotrirachmadi.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hendrotrirachmadi.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hendrotrirachmadi.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hendrotrirachmadi.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hendrotrirachmadi.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hendrotrirachmadi.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hendrotrirachmadi.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hendrotrirachmadi.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hendrotrirachmadi.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hendrotrirachmadi.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hendrotrirachmadi.wordpress.com/32/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hendrotrirachmadi.wordpress.com&amp;blog=2901170&amp;post=32&amp;subd=hendrotrirachmadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hendrotrirachmadi.wordpress.com/2009/05/03/hidup-memang-perjuangan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6450545965ccbc8c92c34c8df1bf1d82?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hendrotrirachmadi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Handphone dengan Energi Panas Manusia</title>
		<link>http://hendrotrirachmadi.wordpress.com/2009/04/27/handphone-dengan-energi-panas-manusia/</link>
		<comments>http://hendrotrirachmadi.wordpress.com/2009/04/27/handphone-dengan-energi-panas-manusia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2009 09:38:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hendrotrirachmadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ide Kreatif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hendrotrirachmadi.wordpress.com/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[Bagaimana jika suatu saat handphone kita tida perlu lagi dicharge? sehingga tak diperlukan lagi waktu untuk ngec-charge? Oleh karena itu, handphone tersebut haru bisa mengkonversi panas tubuh penggunanya menjadi energi. Dan itu cukup untuk menghidupi handphone tersebut berhari-hari&#8230;<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hendrotrirachmadi.wordpress.com&amp;blog=2901170&amp;post=22&amp;subd=hendrotrirachmadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagaimana jika suatu saat handphone kita tida perlu lagi dicharge? sehingga tak diperlukan lagi waktu untuk ngec-charge? Oleh karena itu, handphone tersebut haru bisa mengkonversi panas tubuh penggunanya menjadi energi. Dan itu cukup untuk menghidupi handphone tersebut berhari-hari&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hendrotrirachmadi.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hendrotrirachmadi.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hendrotrirachmadi.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hendrotrirachmadi.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hendrotrirachmadi.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hendrotrirachmadi.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hendrotrirachmadi.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hendrotrirachmadi.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hendrotrirachmadi.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hendrotrirachmadi.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hendrotrirachmadi.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hendrotrirachmadi.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hendrotrirachmadi.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hendrotrirachmadi.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hendrotrirachmadi.wordpress.com&amp;blog=2901170&amp;post=22&amp;subd=hendrotrirachmadi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hendrotrirachmadi.wordpress.com/2009/04/27/handphone-dengan-energi-panas-manusia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6450545965ccbc8c92c34c8df1bf1d82?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hendrotrirachmadi</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
